Kakunaru Ue wa
Now That We Draw
描くなるうえは
Sinopsis Kakunaru Ue wa
Dweeby high schooler Yuuki Uehara has created the perfect romantic comedy heroine—she's bashful, airheaded, and completely chaste. When an editor at Uehara's dream publisher coldly dismisses his manga story as trite and lacking realism, it sends Uehara into a spiral of despair that pushes him into the path of his bubbly, gorgeous classmate, Niina Miyamoto—an aspiring manga artist herself! Having gotten similar feedback on her own manga, Miyamoto proposes she and Uehara engage in a fake relationship, since neither of them have any romantic experience. But Miyamoto is far from the perfect heroine Uehara's concocted, and he certainly isn't the cocky hero from her story either. Can their wacky relationship turn their manga dreams into reality, or will it lead to even more comic disasters? (Source: Seven Seas Entertainment)
Chapter dihosting oleh MangaDex — kredit untuk para grup scanlation.
Daftar Chapter (51)
- Chapter 51 1 bulan yang lalu
- Chapter 50 — Meski Tak Menutupinya... 6 bulan yang lalu
- Chapter 49 — Itu Tidak Benar 7 bulan yang lalu
- Chapter 48 — Impuls 8 bulan yang lalu
- Chapter 47 — Ikut Serta! Lomba Estafet Antar Klub 8 bulan yang lalu
- Chapter 46 — Seru, Gak? 9 bulan yang lalu
- Chapter 45 — Newcomer 10 bulan yang lalu
- Chapter 44 — Janji 10 bulan yang lalu
- Chapter 43 — Run Run 11 bulan yang lalu
- Chapter 42 — Siswi SMA Terkuat Muncul ke Permukaan 11 bulan yang lalu
- Chapter 41 — Yang Mana? 1 tahun yang lalu
- Chapter 40 — Kado 1 tahun yang lalu
- Chapter 39 — debut 1 tahun yang lalu
- Chapter 38 — Cinta yang Kecil 1 tahun yang lalu
- Chapter 37 — Aku Pun .... 1 tahun yang lalu
- Chapter 36 — Teman 1 tahun yang lalu
- Chapter 35 — Padahal Aku Seorang Gyaru 1 tahun yang lalu
- Chapter 34 — Hitung Mundur 1 tahun yang lalu
- Chapter 33 — message 1 tahun yang lalu
- Chapter 32 — all night 1 tahun yang lalu
- Chapter 31 — Bila Kita Berdua 1 tahun yang lalu
- Chapter 30 — Nggak Sabar 1 tahun yang lalu
- Chapter 29 — Hal yang Paling Mendebarkan 1 tahun yang lalu
- Chapter 28 — Nggak Ngerti 1 tahun yang lalu
- Chapter 27 — Obrolan Para Gadis 1 tahun yang lalu
- Chapter 26 — Seperti Saat Pertama Kita Bertemu 1 tahun yang lalu
- Chapter 25 — Tekad yang Kurang 1 tahun yang lalu
- Chapter 24 — Hari Para Gadis 1 tahun yang lalu
- Chapter 23 — Perayaan Penghargaan 1 tahun yang lalu
- Chapter 22 — Jadi .... 1 tahun yang lalu
- Chapter 21 — Tenang 1 tahun yang lalu
- Chapter 20 — Dunia Kita Berdua 1 tahun yang lalu
- Chapter 19 — Penpen-kun 2 tahun yang lalu
- Chapter 18 — Tipeku 2 tahun yang lalu
- Chapter 17 — Seusai Festival 2 tahun yang lalu
- Chapter 16 — Suara Berisik 2 tahun yang lalu
- Chapter 15 — Serangan Mendadak 2 tahun yang lalu
- Chapter 14 — Seperti Bilang "Suka" Kepadanya 2 tahun yang lalu
- Chapter 13 — Aku .... 2 tahun yang lalu
- Chapter 12 — Sakit Tak Berdarah 2 tahun yang lalu
- Chapter 11 — Sesuatu yang Istimewa 2 tahun yang lalu
- Chapter 10 — Asisten 2 tahun yang lalu
- Chapter 9 — Kutak Mau Menjadikan Itu Sebuah Kebohong... 2 tahun yang lalu
- Chapter 8 — Tak Dapat Memandangnya Langsung 2 tahun yang lalu
- Chapter 7 — Hal Terbaik yang Kumiliki 2 tahun yang lalu
- Chapter 6 — Malam yang Diselimuti Badai 2 tahun yang lalu
- Chapter 5 — Bersorak 2 tahun yang lalu
- Chapter 4 — Tak Dihitung 2 tahun yang lalu
- Chapter 3 — Malam Hari di Sekolah 2 tahun yang lalu
- Chapter 2 — Aku Selalu Ingin Mencobanya 2 tahun yang lalu
- Chapter 1 — Fiksi pun Tak Dapat Menggambarkannya 2 tahun yang lalu
💬 Komentar (0)
Gunakan @nama untuk menyebut pengguna lain
Login dulu untuk ikut berkomentar
Masuk / DaftarBelum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar!