Meitantei Conan
Case Closed
名探偵コナン
Sinopsis Meitantei Conan
Hailed as the savior of the Japanese Police Department, high school detective Shinichi Kudou uses a combination of observational skills, critical thinking, and all-around knowledge to solve cases that leave the police stumped. One day, while at an outing with childhood friend Ran Mouri, Shinichi bears witness to a suspicious transaction between two men and is caught. As a result, he is forced to ingest a poison that is supposed to kill him, but unexpectedly shrinks his body to the size of a grade-schooler instead. Now believed to be dead, Shinichi takes up the alias of Conan Edogawa (a compound of the names of the famous mystery authors Arthur Conan Doyle and Ranpo Edogawa) in order to hide his identity and begins his new life as a seven-year-old living with Ran and her private detective father. Meitantei Conan follows Conan as he continues to solve murder cases, all while slowly working toward exposing the men who shrunk him and eventually restoring his body. [Written by MAL Rewrite]
Chapter dihosting oleh MangaDex — kredit untuk para grup scanlation.
Daftar Chapter (1037)
- Chapter 1162 — Detektif Dari Pihak Sendiri 1 bulan yang lalu
- Chapter 1161 — Jangan Kalah! 1 bulan yang lalu
- Chapter 1160 — Melarikan Diri dari Pondok 12 Zodiak 2 bulan yang lalu
- Chapter 1159 — Baik-Baik Saja... 3 bulan yang lalu
- Chapter 1158 — Suara Yang Mengerikan 3 bulan yang lalu
- Chapter 1157 — Di Bawah Langit Berbintang 4 bulan yang lalu
- Chapter 1156 — Sihir Menemukan Cincin 5 bulan yang lalu
- Chapter 1155 — Dimana Cincin Itu Berada 6 bulan yang lalu
- Chapter 1154 — Cincin dan Pemandian Air Panas 6 bulan yang lalu
- Chapter 1153 — Foto Yang Tidak Di Sengaja! 7 bulan yang lalu
- Chapter 1152 — FOTO YANG MEMALUKAN 7 bulan yang lalu
- Chapter 1151 — Foto Pemerasan 8 bulan yang lalu
- Chapter 1146 — Itu Berbahaya, Tahu... 10 bulan yang lalu
- Chapter 1087 — Orang Bodoh 4 tahun yang lalu
- Chapter 1086 — Kenangan dari 18 4 tahun yang lalu
- Chapter 1085 — Penderitaan Nomor 15 4 tahun yang lalu
- Chapter 1084 — Rumah Micchan 4 tahun yang lalu
- Chapter 1083 — Kenangan di Garis Perbatasan 4 tahun yang lalu
- Chapter 1082 — Pembunuhan di Atas Garis 4 tahun yang lalu
- Chapter 1069 — Boneka Salju 5 tahun yang lalu
- Chapter 1055 — Kogoro dalam Dilema 5 tahun yang lalu
- Chapter 1016 — Rambu Lalu Lintas Dilarang Parkir 7 tahun yang lalu
- Chapter 1015 — Kasus Pembunuhan Berantai Polisi Wanita 7 tahun yang lalu
- Chapter 1014 — Kehadiran 7 tahun yang lalu
- Chapter 1013 — Meskipun Kita Seumuran 7 tahun yang lalu
- Chapter 1012 — Kau Mengacaukannya 7 tahun yang lalu
- Chapter 1011 — Kenangan Dari Wanita Itu 7 tahun yang lalu
- Chapter 1010 — Jadi Ini Adalah Perpisahan 7 tahun yang lalu
- Chapter 1009 — Di Club Black Bunny 7 tahun yang lalu
- Chapter 1008 — Lihat! 7 tahun yang lalu
- Chapter 1007 — Gugup 7 tahun yang lalu
- Chapter 1006 — Tetaplah Disini 7 tahun yang lalu
- Chapter 1005 — Pertanda Merah Gelap 7 tahun yang lalu
- Chapter 1004 — Jawaban Cahaya Pink 7 tahun yang lalu
- Chapter 1003 — Jejak Merah Muda 7 tahun yang lalu
- Chapter 1002 — Inuyarai Pirang 7 tahun yang lalu
- Chapter 1001 — Iblis Merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 1000 — Langit Langit Merah Tua 7 tahun yang lalu
- Chapter 999 — Bukan Hanya Sebuah Gantungan Hp! 7 tahun yang lalu
- Chapter 998 — Cari Gantungan Teleponnya! 7 tahun yang lalu
- Chapter 997 — Mood Haibara 7 tahun yang lalu
- Chapter 996 — Kebenaran Dari Perjalanan Itu 7 tahun yang lalu
- Chapter 995 — Kau Tidak Tahu 7 tahun yang lalu
- Chapter 994 — Jejak Ran 7 tahun yang lalu
- Chapter 993 — Tunggu Sebentar 7 tahun yang lalu
- Chapter 992 — Waktumu Sudah Tiba 7 tahun yang lalu
- Chapter 991 — Jangan Diganggu 7 tahun yang lalu
- Chapter 990 — Hari Ini, Kubalaskan Dendamku 7 tahun yang lalu
- Chapter 989 — Buzzer Beater 7 tahun yang lalu
- Chapter 988 — Pelanggaran 7 tahun yang lalu
- Chapter 987 — Tip Off 7 tahun yang lalu
- Chapter 986 — S.O.S Eri 7 tahun yang lalu
- Chapter 985 — Eri Tidak Bisa Kabur 7 tahun yang lalu
- Chapter 984 — Eri, Ada Banyak 7 tahun yang lalu
- Chapter 983 — Menyelesaikan Masalah Di Cafe Poirot 7 tahun yang lalu
- Chapter 982 — Menunggu Di Kafe Poirot 7 tahun yang lalu
- Chapter 981 — Menghabiskan Waktu Di Cafe Poallo 7 tahun yang lalu
- Chapter 980 — Perasaan Yang Putih Polos 7 tahun yang lalu
- Chapter 979 — Wanita Dengan Tangan Putih 7 tahun yang lalu
- Chapter 978 — Rumah Wakasa Sensei 7 tahun yang lalu
- Chapter 977 — Pertunjukan Penyelesaian Kasus Ala Edo 7 tahun yang lalu
- Chapter 976 — Tiket Kuda 100 Kali Lipat Yang Direbut 7 tahun yang lalu
- Chapter 975 — Tantei Dari Edo 7 tahun yang lalu
- Chapter 974 — Penyihir Dibalik Ombak 7 tahun yang lalu
- Chapter 973 — Investigator Dan Ombak Kecil 7 tahun yang lalu
- Chapter 972 — Takdir Pertemuan Pada Ombak Kecil 7 tahun yang lalu
- Chapter 971 — Tamu Yang Satunya Lagi 7 tahun yang lalu
- Chapter 970 — Pesan Yang Ditinggalkan Jari 7 tahun yang lalu
- Chapter 969 — Pakaian Renang Di Ruang Ganti 7 tahun yang lalu
- Chapter 968 — Rahasia Wakasa Sensei 7 tahun yang lalu
- Chapter 967 — Tidak Bisa Dipecahkan! 7 tahun yang lalu
- Chapter 966 — Sandi Scytale 7 tahun yang lalu
- Chapter 965 — Diari 7 tahun yang lalu
- Chapter 964 — Pendekatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 963 — Dewa Pohon 7 tahun yang lalu
- Chapter 962 — Legenda Nue Yang Menyedihkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 961 — Nue Yang Menunjukkan Taringnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 960 — Bekas Cakaran Nue 7 tahun yang lalu
- Chapter 959 — Malam Dimana Nue Bersuara 7 tahun yang lalu
- Chapter 958 — Pertemuan Di Desa Yadori 7 tahun yang lalu
- Chapter 957 — Pengkhianatan Kebenaran 7 tahun yang lalu
- Chapter 956 — Riwayat Pengkhianatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 955 — Kelanjutan Pengkhianatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 954 — Hukuman Untuk Pengkhianatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 953 — Seperti Melawan Sesuatu Dalam Kegelapan 7 tahun yang lalu
- Chapter 952 — Ruangan Samping Yang Mencurigakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 951 — Jiwa Detektif 7 tahun yang lalu
- Chapter 950 — Huruf Yang Terpotong 7 tahun yang lalu
- Chapter 949 — Aroma Manis 7 tahun yang lalu
- Chapter 948 — Gunting Yang Digenggam 7 tahun yang lalu
- Chapter 947 — Motto 7 tahun yang lalu
- Chapter 946 — Pasangan Yang Sebenarnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 945 — Orang Tua Yang Kasar 7 tahun yang lalu
- Chapter 944 — Balon Solar 7 tahun yang lalu
- Chapter 943 — Benda Terbang Yang Misterius 7 tahun yang lalu
- Chapter 942 — Kasus Sulit Detektif Chiba 7 tahun yang lalu
- Chapter 941 — Kebenaran Bukti Lisan 7 tahun yang lalu
- Chapter 940 — Pernyataan Yang Berbeda-beda 7 tahun yang lalu
- Chapter 939 — Makan Siang Di Pusat Perbelanjaan 7 tahun yang lalu
- Chapter 938 — Kejahatan Yang Dilakukan Dititik Buta 7 tahun yang lalu
- Chapter 937 — Petunjuk Yang Hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 936 — Girl Band 7 tahun yang lalu
- Chapter 935 — Penonton Melihat Dengan Jelas 7 tahun yang lalu
- Chapter 934 — Mayat Yang Hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 933 — Zombie Pemakan Manusia 7 tahun yang lalu
- Chapter 932 — Berduka Cita Untuk Arwah Yang Meninggal 7 tahun yang lalu
- Chapter 931 — Pedang Zombie 7 tahun yang lalu
- Chapter 930 — Terlalu Banyak Bumbu 7 tahun yang lalu
- Chapter 929 — Pelaku Yang Mengayunkan Selang 7 tahun yang lalu
- Chapter 928 — Tamu Yang Mencurigakan Di Toko Ramen 7 tahun yang lalu
- Chapter 927 — Ilusi Diruang Belakang 7 tahun yang lalu
- Chapter 926 — Alibi Staff Itu Adalah 7 tahun yang lalu
- Chapter 925 — Kelahiran Pasangan Besar 7 tahun yang lalu
- Chapter 924 — Shinichi Kecil Part 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 923 — Shinichi Kecil Part 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 922 — Ran Girl Part 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 921 — Ran Girl Part 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 920 — Selfie 7 tahun yang lalu
- Chapter 919 — Photo 7 tahun yang lalu
- Chapter 918 — Blog 7 tahun yang lalu
- Chapter 917 — Menyeberangi Sungai Dalam Diam 7 tahun yang lalu
- Chapter 916 — Hal Yang Sama Akan Terjadi 7 tahun yang lalu
- Chapter 915 — Menuju Ke Gunung Saijo 7 tahun yang lalu
- Chapter 914 — Jejak Kaki Dan Perkumpulan Burung Pelatu... 7 tahun yang lalu
- Chapter 913 — Burung Pelatuk 7 tahun yang lalu
- Chapter 912 — Kamaitachi Bagian Akhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 911 — Jalan Masuk Kamaitachi 7 tahun yang lalu
- Chapter 910 — Sang Pembunuh, Kamitachi 7 tahun yang lalu
- Chapter 909 — Kamaichi Datang! 7 tahun yang lalu
- Chapter 908 — Mempertaruhkan Hidup Mereka 7 tahun yang lalu
- Chapter 907 — Saksi Yang Mencurigakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 906 — Wanita Yang Ramah 7 tahun yang lalu
- Chapter 905 — Kebenaran Yang Muncul Kepermukaan 7 tahun yang lalu
- Chapter 904 — Pecahan Kaca Yang Tenggelam 7 tahun yang lalu
- Chapter 903 — Mayat Dikolam Renang 7 tahun yang lalu
- Chapter 902 — Pergerakan Yang Cerdik 7 tahun yang lalu
- Chapter 901 — Tangan Tangan Terlarang 7 tahun yang lalu
- Chapter 900 — Check 7 tahun yang lalu
- Chapter 899 — Pergerakan Yang Tertutup 7 tahun yang lalu
- Chapter 898 — Epilog Scarlet 7 tahun yang lalu
- Chapter 897 — Kebenaran Tentang Scarlet 7 tahun yang lalu
- Chapter 896 — Kembalinya Scarlet 7 tahun yang lalu
- Chapter 895 — Investigasi Warna Merah Gelap 7 tahun yang lalu
- Chapter 894 — Kecurigaan 7 tahun yang lalu
- Chapter 893 — Penyelidikan Bourbon, Pengantar Warna Me... 7 tahun yang lalu
- Chapter 892 — Karena Jepang Milik Ku 7 tahun yang lalu
- Chapter 891 — Potongan Puzzle Terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 890 — Darah Yang Terciprat Dengan Kencang 7 tahun yang lalu
- Chapter 889 — Zero (nol) 7 tahun yang lalu
- Chapter 888 — Pesta Teh Yang Menegangkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 887 — Suara Setan 7 tahun yang lalu
- Chapter 886 — Lelaki Penguping 7 tahun yang lalu
- Chapter 885 — Perlombaan Layang-layang 7 tahun yang lalu
- Chapter 884 — Jawaban Warna Merah Muda 7 tahun yang lalu
- Chapter 883 — Detektif Merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 882 — Kenangan biru 7 tahun yang lalu
- Chapter 881 — Tempat Transaksi Narkoba 7 tahun yang lalu
- Chapter 880 — Ebisu 7 tahun yang lalu
- Chapter 879 — Master Detektif 7 tahun yang lalu
- Chapter 878 — Aku, Laut, Dan Telepon 7 tahun yang lalu
- Chapter 877 — Gadis Yang Mirip Sera 7 tahun yang lalu
- Chapter 876 — Sang Novelis Roman 7 tahun yang lalu
- Chapter 875 — Tragedi Merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 874 — Red Old Days 7 tahun yang lalu
- Chapter 873 — Setan Merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 872 — Wanita Merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 871 — Lencana Merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 870 — Ketika Suatu Harapan Telah Terwujud 7 tahun yang lalu
- Chapter 869 — Bukan Apa Apa, Kok 7 tahun yang lalu
- Chapter 868 — Kucing Keberuntungan 7 tahun yang lalu
- Chapter 867 — Anak Yang Jahat 7 tahun yang lalu
- Chapter 866 — Kucing Menyembunyikan Cakarnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 865 — Taii Si Kucing Tiga Warna 7 tahun yang lalu
- Chapter 864 — Wanita Dan Pria 7 tahun yang lalu
- Chapter 863 — Blackout 7 tahun yang lalu
- Chapter 862 — Tembok Besi 7 tahun yang lalu
- Chapter 861 — Seperti Sihir 7 tahun yang lalu
- Chapter 860 — Bau Kerosin 7 tahun yang lalu
- Chapter 859 — Jeet Kune Do Vs Karate 7 tahun yang lalu
- Chapter 858 — Kesimpulan Yang Bermasalah 7 tahun yang lalu
- Chapter 857 — Deduksiku 7 tahun yang lalu
- Chapter 856 — Investigasi Perselingkuhan 7 tahun yang lalu
- Chapter 855 — Detektif Memecahkan Kasus 7 tahun yang lalu
- Chapter 854 — Detektif menarik kesimpulan dari kasus d... 7 tahun yang lalu
- Chapter 853 — Detektif Bertemu Kasus Di Bar 7 tahun yang lalu
- Chapter 852 — Informasi Tentang Shuichi Akai 7 tahun yang lalu
- Chapter 851 — Jodie Ingat 7 tahun yang lalu
- Chapter 850 — Jodie mengingat kembali 7 tahun yang lalu
- Chapter 849 — Langkah Bagus Taiko 7 tahun yang lalu
- Chapter 848 — Sebuah Langkah Yang di Persiapkan dengan... 7 tahun yang lalu
- Chapter 847 — Sampai Aku Mengumpulkan Semuanya 7 tahun yang lalu
- Chapter 846 — Kunci Ajaib 7 tahun yang lalu
- Chapter 845 — Wilayah Kami 7 tahun yang lalu
- Chapter 844 — Buah Hari Ini 7 tahun yang lalu
- Chapter 843 — Kiriman Untuk Rumah Kudo 7 tahun yang lalu
- Chapter 842 — Servis Pengiriman Ke Rumah Kecil 7 tahun yang lalu
- Chapter 841 — Barang Yang Belum Dikirim 7 tahun yang lalu
- Chapter 840 — Rencana Sang Pembunuh Selanjutnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 839 — Motif Masing Masing 7 tahun yang lalu
- Chapter 838 — Sebagian Dari Fenomena Aneh 7 tahun yang lalu
- Chapter 837 — Ruang Penyiksaan Asing 7 tahun yang lalu
- Chapter 836 — Hantu Foto 7 tahun yang lalu
- Chapter 835 — Count Drakula 7 tahun yang lalu
- Chapter 834 — Rumah Vampir 7 tahun yang lalu
- Chapter 833 — Trik Guru 7 tahun yang lalu
- Chapter 832 — Diperlukan Dua Orang Untuk Melakukan Sat... 7 tahun yang lalu
- Chapter 831 — Pembunuhan Ruangan Terkunci Di luaran 7 tahun yang lalu
- Chapter 830 — Ganti Kulit 7 tahun yang lalu
- Chapter 829 — Peniruan 7 tahun yang lalu
- Chapter 828 — Buih 7 tahun yang lalu
- Chapter 827 — Kunci Untuk Memecahkan Misteri 7 tahun yang lalu
- Chapter 826 — Kunci Yang Hilang Di Ruangan tertutup 7 tahun yang lalu
- Chapter 825 — Pelatih Khusus 7 tahun yang lalu
- Chapter 824 — Kereta Misteri 7 7 tahun yang lalu
- Chapter 823 — Kereta Misteri 6 7 tahun yang lalu
- Chapter 822 — Kereta Misteri 5 7 tahun yang lalu
- Chapter 821 — Kereta Misteri 4 7 tahun yang lalu
- Chapter 820 — Kereta Misteri 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 819 — Kereta Misteri 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 818 — Kereta Misteri 7 tahun yang lalu
- Chapter 817 — Bayangan Di Tengah Sorotan Cahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 816 — Isyarat Asap Dan Situasi Yang Mengerikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 815 — Wilayah Privasi 7 tahun yang lalu
- Chapter 814 — Conan, Kan? 7 tahun yang lalu
- Chapter 813 — Kinichi 7 tahun yang lalu
- Chapter 812 — Kasus Yusaku Kudo Yang Sulit DiPecahkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 811 — Peralatan Kerja 7 tahun yang lalu
- Chapter 810 — Busa, Uap, Dan Asap 7 tahun yang lalu
- Chapter 809 — Jejak Yang Ada Dalam Ruangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 808 — Kunjungan Pemakaman Yang Terlambat 7 tahun yang lalu
- Chapter 807 — Senior Terkuat 7 tahun yang lalu
- Chapter 806 — Warisan Bayangan dikala Fajar 7 tahun yang lalu
- Chapter 805 — Wataru Bersaudara 7 tahun yang lalu
- Chapter 804 — Bingkisan Dari Takagi 7 tahun yang lalu
- Chapter 803 — Kesimpulan Dari Kesalahpahaman 7 tahun yang lalu
- Chapter 802 — Jangan Membuat Wajah Seperti Itu 7 tahun yang lalu
- Chapter 801 — Orang Yang Tidak Pernah Tersenyum 7 tahun yang lalu
- Chapter 800 — Saat Tiga Tujuan Saling Bertemu 7 tahun yang lalu
- Chapter 799 — Rasa Ingin Tahu Anak-anak Dan Semangat P... 7 tahun yang lalu
- Chapter 798 — Nocturne Untuk Detektif 7 tahun yang lalu
- Chapter 797 — Kebohongan Yang Berhubungan Dan Misteri 7 tahun yang lalu
- Chapter 796 — Pertemuan Di Columbo 7 tahun yang lalu
- Chapter 795 — Ditakdirkan Untuk Masuk Kembali Ke Kobar... 7 tahun yang lalu
- Chapter 794 — Tes DNA 7 tahun yang lalu
- Chapter 793 — Detektif 7 tahun yang lalu
- Chapter 792 — Mungkin Kamu Harus... 7 tahun yang lalu
- Chapter 791 — Apa Kau Tidak Ingat? 7 tahun yang lalu
- Chapter 790 — Tujuan Cinta Pertama Detektif Chiba 7 tahun yang lalu
- Chapter 789 — Analisis Kogoro Palsu Yang Mengagumkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 788 — Kogoro Tidur Yang Asli 7 tahun yang lalu
- Chapter 787 — Kogoro Adalah Orang Baik 7 tahun yang lalu
- Chapter 786 — Tipuan Mata Orang Tua-Anak 7 tahun yang lalu
- Chapter 785 — Pengakuan Yang Ditulis Nyonya 7 tahun yang lalu
- Chapter 784 — Penyelidiran Tempat. Sumpah 7 tahun yang lalu
- Chapter 783 — Bentuk Wajik 7 tahun yang lalu
- Chapter 782 — Baumkuchen 7 tahun yang lalu
- Chapter 781 — Eye 7 tahun yang lalu
- Chapter 780 — Makanan Ajaib 7 tahun yang lalu
- Chapter 779 — Abe 7 tahun yang lalu
- Chapter 778 — Siapa detektif (ter)hebat 7 tahun yang lalu
- Chapter 777 — Jejak Ayumi 7 tahun yang lalu
- Chapter 776 — Vas dan kucing 7 tahun yang lalu
- Chapter 775 — Situs Video 7 tahun yang lalu
- Chapter 774 — Buku dengan halaman yang terlewat 7 tahun yang lalu
- Chapter 773 — Kemungkinan tembakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 772 — Petunjuk julukan 7 tahun yang lalu
- Chapter 771 — Mari kita dengarkan analisismu 7 tahun yang lalu
- Chapter 770 — Kecerobohan Analisis Sera 7 tahun yang lalu
- Chapter 769 — Dia Juga Detektif Sepertimu, Nak 7 tahun yang lalu
- Chapter 768 — Jeet Kune Do 7 tahun yang lalu
- Chapter 767 — Kebenaran Yang Melebihi Kacamata 7 tahun yang lalu
- Chapter 766 — Ramen Dan Racun 7 tahun yang lalu
- Chapter 765 — Ramen Begitu enak, Serasa Mati Karenanya 7 tahun yang lalu
- Chapter 764 — Penguasa Waktu 7 tahun yang lalu
- Chapter 763 — Sang Hantu Waktu 7 tahun yang lalu
- Chapter 762 — Penjaga Waktu 7 tahun yang lalu
- Chapter 761 — Kebenaran Dari Kartu Karuta 7 tahun yang lalu
- Chapter 760 — Kepiting Bulu Kuda Dari Danau Suwa 7 tahun yang lalu
- Chapter 759 — Anak laki-laki yang menangis 7 tahun yang lalu
- Chapter 758 — Kaki Yang Di Buat-Buat 7 tahun yang lalu
- Chapter 757 — Berpindahnya Mayat 7 tahun yang lalu
- Chapter 756 — Cara kematian Yang Aneh 7 tahun yang lalu
- Chapter 755 — Kode Komunikasi 7 tahun yang lalu
- Chapter 754 — Petak Umpet Permainan Berbahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 753 — Seseorang yang butuh pertolongan 7 tahun yang lalu
- Chapter 752 — Masalah 7 tahun yang lalu
- Chapter 751 — Nlai Ratu Sejati 7 tahun yang lalu
- Chapter 750 — Target Sebenarnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 749 — Pesan Dari Ratu 7 tahun yang lalu
- Chapter 748 — Yang 1 Lagi 7 tahun yang lalu
- Chapter 747 — Kode Holmes 7 tahun yang lalu
- Chapter 746 — Tanya Holmes 7 tahun yang lalu
- Chapter 745 — Cinta Itu Nol 7 tahun yang lalu
- Chapter 744 — Petunjuk 7 tahun yang lalu
- Chapter 743 — Murid Detective Hebat Holmes 7 tahun yang lalu
- Chapter 742 — Pesan yang tersimpan selama 13 tahun 7 tahun yang lalu
- Chapter 741 — Kenangan VHS 7 tahun yang lalu
- Chapter 740 — Delapan Kebajikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 739 — Putri 7 tahun yang lalu
- Chapter 738 — Jejak Kaki 7 tahun yang lalu
- Chapter 737 — Bola 7 tahun yang lalu
- Chapter 736 — Keluarga Inubushi 7 tahun yang lalu
- Chapter 735 — Setan Pembalas Dendam 7 tahun yang lalu
- Chapter 734 — Iblis Anjing 7 tahun yang lalu
- Chapter 733 — Pembersihan 7 tahun yang lalu
- Chapter 732 — Penerobosan 7 tahun yang lalu
- Chapter 731 — Ryouma 7 tahun yang lalu
- Chapter 730 — Rahasia Di Balik Buku Harian 7 tahun yang lalu
- Chapter 729 — Jenius 7 tahun yang lalu
- Chapter 728 — Air On The G String 7 tahun yang lalu
- Chapter 727 — Happy White Day 7 tahun yang lalu
- Chapter 726 — Trik Ajaib 7 tahun yang lalu
- Chapter 725 — Pembunuhan White Day 7 tahun yang lalu
- Chapter 724 — Mata Ganti Mata 7 tahun yang lalu
- Chapter 723 — Ruang Tertutup Di Atas Danau 7 tahun yang lalu
- Chapter 722 — Pembunuhan Uap 7 tahun yang lalu
- Chapter 721 — Identitas Kappa 7 tahun yang lalu
- Chapter 720 — Kutukan Kappa 7 tahun yang lalu
- Chapter 719 — Permintaan Dari Dasar Kolam 7 tahun yang lalu
- Chapter 718 — Tidak Bersalah 7 tahun yang lalu
- Chapter 717 — Monyet Dan Sembilan 7 tahun yang lalu
- Chapter 716 — Festival Burung 7 tahun yang lalu
- Chapter 715 — Kura-Kura Hitam 7 tahun yang lalu
- Chapter 714 — Harimau Putih 7 tahun yang lalu
- Chapter 713 — Burung Merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 712 — Naga Azure 7 tahun yang lalu
- Chapter 711 — Ulang Tahun Terbaik 7 tahun yang lalu
- Chapter 710 — Angkat Kemudian Jatuhkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 709 — Petaka Ratu Eri 7 tahun yang lalu
- Chapter 708 — Sakura Yang Mekar Sempurna 7 tahun yang lalu
- Chapter 707 — Si Gadis Sakura Adalah...? 7 tahun yang lalu
- Chapter 706 — Kesalahpahaman Bu Guru Kobayashi 7 tahun yang lalu
- Chapter 705 — Cinta Bu Guru Kobayashi 7 tahun yang lalu
- Chapter 704 — Pertarungan Sunyi 7 tahun yang lalu
- Chapter 703 — Kebenaran Dalam Badai Salju 7 tahun yang lalu
- Chapter 702 — Tujuan Pelaku Pemboman 7 tahun yang lalu
- Chapter 701 — Petunjuknya Merah Dan Angka 13 7 tahun yang lalu
- Chapter 700 — Area Berbahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 699 — Selalu Ada Hari Esok 7 tahun yang lalu
- Chapter 698 — Sesuatu Yang Rapuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 697 — Baju Kutukan 7 tahun yang lalu
- Chapter 696 — Gothic Loli 7 tahun yang lalu
- Chapter 695 — Orang Yang Kejam 7 tahun yang lalu
- Chapter 694 — Pertandingan Terbaik 7 tahun yang lalu
- Chapter 693 — Operasi 7 tahun yang lalu
- Chapter 692 — Rahasia di gudang 7 tahun yang lalu
- Chapter 691 — Conan Vs Pasukan Detektif 7 tahun yang lalu
- Chapter 690 — Gudang berhantu 7 tahun yang lalu
- Chapter 689 — Sakura Yang Mekar 7 tahun yang lalu
- Chapter 688 — Sakura Yang Jatuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 687 — Kenangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 686 — Umpan Terbesar 7 tahun yang lalu
- Chapter 685 — Membuat Teman Bergegas 7 tahun yang lalu
- Chapter 684 — Akhir Koumei 7 tahun yang lalu
- Chapter 683 — Di Dalam Genggaman 7 tahun yang lalu
- Chapter 682 — Tembok Merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 681 — Separuh Membunuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 680 — Menemui Dua Orang Yang Berbahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 679 — Ragu-Ragu 7 tahun yang lalu
- Chapter 678 — Jebakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 677 — Belahan Jiwa 7 tahun yang lalu
- Chapter 676 — Membuka Pintu 7 tahun yang lalu
- Chapter 675 — Bersembunyi 7 tahun yang lalu
- Chapter 674 — Musang Besi 7 tahun yang lalu
- Chapter 673 — Pola Biasa 7 tahun yang lalu
- Chapter 672 — ESWN 7 tahun yang lalu
- Chapter 671 — Hubungan 7 tahun yang lalu
- Chapter 670 — Orang Yang Bersiul 7 tahun yang lalu
- Chapter 669 — Gari 7 tahun yang lalu
- Chapter 668 — Anak Lelaki Dalam Ingatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 667 — Codet 7 tahun yang lalu
- Chapter 666 — Niat Membunuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 665 — Saba, Koi, Hirame 7 tahun yang lalu
- Chapter 664 — Karang Tanduk Satu 7 tahun yang lalu
- Chapter 663 — Identitas Penyihir 7 tahun yang lalu
- Chapter 662 — FD Putih 7 tahun yang lalu
- Chapter 661 — Penyihir Perak 7 tahun yang lalu
- Chapter 660 — Akhir Turnamen 7 tahun yang lalu
- Chapter 659 — Happyakuichi Shakuhachi, Ippin 7 tahun yang lalu
- Chapter 658 — Babi Rusa Kupu-Kupu 7 tahun yang lalu
- Chapter 657 — Keberadaan racun 7 tahun yang lalu
- Chapter 656 — Bidikan yang tajam 7 tahun yang lalu
- Chapter 655 — Senjata yang berputar 7 tahun yang lalu
- Chapter 654 — Jawaban Analisis 7 tahun yang lalu
- Chapter 653 — Analisisku 7 tahun yang lalu
- Chapter 652 — Apa Yang Ingin Dia Tanyakan? 7 tahun yang lalu
- Chapter 651 — Identitas Asli 7 tahun yang lalu
- Chapter 650 — Pertemuan dengan shiragami 7 tahun yang lalu
- Chapter 649 — Shiragami 7 tahun yang lalu
- Chapter 648 — Pembunuhan Shinichi Kudo 7 tahun yang lalu
- Chapter 647 — Hilang Ingatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 646 — Desa Kebencian 7 tahun yang lalu
- Chapter 645 — Petunjuk Kebetulan 7 tahun yang lalu
- Chapter 644 — Tehnik Pembalikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 643 — Sayap Icarus 7 tahun yang lalu
- Chapter 642 — Persahabatan Palsu 7 tahun yang lalu
- Chapter 641 — Pelenyapan 7 tahun yang lalu
- Chapter 640 — Penyelamatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 639 — Pesan 7 tahun yang lalu
- Chapter 638 — Pesawat Kertas 7 tahun yang lalu
- Chapter 637 — Listrik Statis 7 tahun yang lalu
- Chapter 636 — Bara Api 7 tahun yang lalu
- Chapter 635 — Membara 7 tahun yang lalu
- Chapter 634 — Kosong 7 tahun yang lalu
- Chapter 633 — Tiga Hal Tabu 7 tahun yang lalu
- Chapter 632 — Teleportasi 7 tahun yang lalu
- Chapter 631 — PURPLE NAIL 7 tahun yang lalu
- Chapter 630 — Kenyataan pahit 7 tahun yang lalu
- Chapter 629 — Tindakan kriminal yang mustahil 7 tahun yang lalu
- Chapter 628 — Kopi pembunuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 627 — Identitas laki-laki berpalu 7 tahun yang lalu
- Chapter 626 — Firasat niat jahat 7 tahun yang lalu
- Chapter 625 — Laki-laki berpalu 7 tahun yang lalu
- Chapter 624 — Tetangga baru 7 tahun yang lalu
- Chapter 623 — Kuroshiro 7 tahun yang lalu
- Chapter 622 — Merah Putih Kuning 7 tahun yang lalu
- Chapter 621 — Pengakuan Eisuke 7 tahun yang lalu
- Chapter 620 — Senjata tumpul yang hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 619 — Eisuke yang mencurigakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 618 — Bayangan dan halilintar 7 tahun yang lalu
- Chapter 617 — Perang 7 tahun yang lalu
- Chapter 616 — Furinkazan 7 tahun yang lalu
- Chapter 615 — Strategi 7 tahun yang lalu
- Chapter 614 — Prajurit berbaju perang 7 tahun yang lalu
- Chapter 613 — Lipan 7 tahun yang lalu
- Chapter 612 — Ilmu aya dan alibi 7 tahun yang lalu
- Chapter 611 — Mayat terbang 7 tahun yang lalu
- Chapter 610 — Suara 7 tahun yang lalu
- Chapter 609 — Pasak besi 7 tahun yang lalu
- Chapter 608 — Mantra Sihir 7 tahun yang lalu
- Chapter 607 — Masa Lalu Camel 7 tahun yang lalu
- Chapter 606 — Friday The 13th 7 tahun yang lalu
- Chapter 605 — Tersangka Yang Tak Terduga 7 tahun yang lalu
- Chapter 604 — Kakak-Beradik 7 tahun yang lalu
- Chapter 603 — Misi 7 tahun yang lalu
- Chapter 602 — Cara Terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 601 — Penyamaran 7 tahun yang lalu
- Chapter 600 — Peruntungan 7 tahun yang lalu
- Chapter 599 — Masa Lalu Akai 7 tahun yang lalu
- Chapter 598 — Pengejaran Dan... 7 tahun yang lalu
- Chapter 597 — Pasien gadungan 7 tahun yang lalu
- Chapter 596 — Benang ke 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 595 — Nyanyian Gagak 7 tahun yang lalu
- Chapter 594 — Buronan 7 tahun yang lalu
- Chapter 593 — Air mata sang setan 7 tahun yang lalu
- Chapter 592 — Trik sang setan 7 tahun yang lalu
- Chapter 591 — Iblis datang 7 tahun yang lalu
- Chapter 590 — Sarung tangan yang menyedihkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 589 — Pembunuh dari Yomi 7 tahun yang lalu
- Chapter 588 — Sebelah sarung tangan yang mengundang ke... 7 tahun yang lalu
- Chapter 587 — Peninggalan ibu 7 tahun yang lalu
- Chapter 586 — Kenyataan Yang Diungkapkan Oleh Darah 7 tahun yang lalu
- Chapter 585 — Salah Sambung!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 584 — Organisasi 7 tahun yang lalu
- Chapter 583 — Lokasi Dari Foto 7 tahun yang lalu
- Chapter 582 — Sebuah Petunjuk Dari Barat 7 tahun yang lalu
- Chapter 581 — Kasus Pembunuhan Legenda Onibaba 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 580 — Kasus Pembunuhan Legenda Onibaba 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 579 — Kasus Pembunuhan Legenda Onibaba 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 578 — Cincin Pertunangan!? 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 577 — Cincin Pertunangan!? 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 576 — Cincin Pertunangan!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 575 — Rahasia Eri Kisaki 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 574 — Rahasia Eri Kisaki 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 573 — Senja 7 tahun yang lalu
- Chapter 572 — Tengah Hari 7 tahun yang lalu
- Chapter 571 — Fajar 7 tahun yang lalu
- Chapter 570 — Di Bawah Rembulan 7 tahun yang lalu
- Chapter 569 — Anak Nakal 7 tahun yang lalu
- Chapter 568 — Genta Dan Belut 7 tahun yang lalu
- Chapter 567 — Tembakan Genta 7 tahun yang lalu
- Chapter 566 — Detektif Berdarah Panas 7 tahun yang lalu
- Chapter 565 — Analisis Para Detektif Ternama 7 tahun yang lalu
- Chapter 564 — Bukti ruang tertutup 7 tahun yang lalu
- Chapter 563 — Sekolah detektif 7 tahun yang lalu
- Chapter 562 — Detektif SMU dari timur 7 tahun yang lalu
- Chapter 561 — Misteri noda darah 7 tahun yang lalu
- Chapter 560 — Mayat ilusi 7 tahun yang lalu
- Chapter 559 — Ruangan pemakan manusia 7 tahun yang lalu
- Chapter 558 — Gunung salju bencana 7 tahun yang lalu
- Chapter 557 — Tempat jatuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 556 — Boneka salju grup detektif cilik 7 tahun yang lalu
- Chapter 555 — Bintang yang bermimpi 7 tahun yang lalu
- Chapter 554 — Menu makan malam 7 tahun yang lalu
- Chapter 553 — Kerja sambilan yang misterius 7 tahun yang lalu
- Chapter 552 — Wujud palu 7 tahun yang lalu
- Chapter 551 — Paku dan ular 7 tahun yang lalu
- Chapter 550 — Saksinya satu orang 7 tahun yang lalu
- Chapter 549 — Strategi besar kelas 1-B 7 tahun yang lalu
- Chapter 548 — Monster dua ratus wajah 7 tahun yang lalu
- Chapter 547 — Snow white 7 tahun yang lalu
- Chapter 546 — Mountain air 7 tahun yang lalu
- Chapter 545 — Golden 7 tahun yang lalu
- Chapter 544 — Crimson 7 tahun yang lalu
- Chapter 543 — Superman 7 tahun yang lalu
- Chapter 542 — Nama dalam huruf katakana 7 tahun yang lalu
- Chapter 541 — Saputangan merah Sonoko 7 tahun yang lalu
- Chapter 540 — Benda yang disembunyikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 539 — Misteri posisi terbalik 7 tahun yang lalu
- Chapter 538 — Ruangan yang tak masuk akal 7 tahun yang lalu
- Chapter 537 — Wedding battle 7 tahun yang lalu
- Chapter 536 — tamu tak diundang 7 tahun yang lalu
- Chapter 535 — Kepanikan di wedding hall 7 tahun yang lalu
- Chapter 534 — Pemutaran preview takdir 7 tahun yang lalu
- Chapter 533 — Gerak-gerik mencurigakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 532 — Jalan keluar setan 7 tahun yang lalu
- Chapter 531 — Ruang tertutup buatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 530 — Jendela yang tak terbuka 7 tahun yang lalu
- Chapter 529 — Sama-sama Goro!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 528 — Russian blue 7 tahun yang lalu
- Chapter 527 — Trik kontaminasi 7 tahun yang lalu
- Chapter 526 — Keanehan botol plastik 7 tahun yang lalu
- Chapter 525 — Mencari kerang yang tidak menyenangkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 524 — Tiga ekor ikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 523 — Kasus ikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 522 — Pembalasan dendam ditengah badai salju 7 tahun yang lalu
- Chapter 521 — Legenda gaun perak wanita salju 7 tahun yang lalu
- Chapter 520 — Lift misterius 7 tahun yang lalu
- Chapter 519 — Rencana wanita salju 7 tahun yang lalu
- Chapter 518 — Kenangan Heiji 7 tahun yang lalu
- Chapter 517 — The little detective group 7 tahun yang lalu
- Chapter 516 — Pesan pelaku yang sebenarnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 515 — Wawancara yang mendebarkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 514 — Hadiah besar 7 tahun yang lalu
- Chapter 513 — Pertandingan yang tidak seru 7 tahun yang lalu
- Chapter 512 — Kunjungan rumah rahasia 7 tahun yang lalu
- Chapter 511 — Pertemuan yang menegangkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 510 — Cinta palsu 7 tahun yang lalu
- Chapter 509 — Mobil yang tertutup rapat 7 tahun yang lalu
- Chapter 508 — Dua orang yang tak bisa kembali 7 tahun yang lalu
- Chapter 507 — Jalan rahasia menuju sekolah-2 7 tahun yang lalu
- Chapter 506 — Jalan rahasia menuju sekolah-1 7 tahun yang lalu
- Chapter 505 — Guru baru 7 tahun yang lalu
- Chapter 504 — Organisasi hitam Vs FBI-2 7 tahun yang lalu
- Chapter 503 — Organisasi hitam Vs FBI-1 7 tahun yang lalu
- Chapter 502 — Perintah baru 7 tahun yang lalu
- Chapter 501 — Kejar target! 7 tahun yang lalu
- Chapter 500 — Anggota kawanan baju hitam yang baru 7 tahun yang lalu
- Chapter 499 — Ping pong dash 7 tahun yang lalu
- Chapter 498 — Kejutan tahun ke-13 7 tahun yang lalu
- Chapter 497 — Sesuatu yang terlewatkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 496 — Bangkitnya roh jahat 7 tahun yang lalu
- Chapter 495 — Mimpi buruk 13 tahun yang lalu 7 tahun yang lalu
- Chapter 494 — Rumah yang dihuni roh jahat 7 tahun yang lalu
- Chapter 493 — Pemecahan yang sempurna 7 tahun yang lalu
- Chapter 492 — Berbaring, lalu cuci muka! 7 tahun yang lalu
- Chapter 491 — Kode liburan musim panas 7 tahun yang lalu
- Chapter 490 — Gagal sebagai pesulap 7 tahun yang lalu
- Chapter 489 — Rumah pesulap 7 tahun yang lalu
- Chapter 488 — File yang terlarang 7 tahun yang lalu
- Chapter 487 — Sulap menghilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 486 — Dari langit ke bumi 7 tahun yang lalu
- Chapter 485 — Dari bunuh diri menjadi pembunuhan 7 tahun yang lalu
- Chapter 484 — Dari sang pria pada kekasihnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 483 — Lepaskan kunci 7 tahun yang lalu
- Chapter 482 — Kenyataan yang mencurigakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 481 — Alibi yang meragukan 7 tahun yang lalu
- Chapter 480 — Analisis yang meragukan 7 tahun yang lalu
- Chapter 479 — Email yang mencurigakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 478 — Abadi 7 tahun yang lalu
- Chapter 477 — Harta keramat 7 tahun yang lalu
- Chapter 476 — Tipu daya 7 tahun yang lalu
- Chapter 475 — Segel 7 tahun yang lalu
- Chapter 474 — Fantasia 7 tahun yang lalu
- Chapter 473 — Impromptu 7 tahun yang lalu
- Chapter 472 — Requiem 7 tahun yang lalu
- Chapter 471 — Cappriccio 7 tahun yang lalu
- Chapter 470 — Prelude 7 tahun yang lalu
- Chapter 469 — Bintang tahu segalanya 7 tahun yang lalu
- Chapter 468 — Berharap pada bintang 7 tahun yang lalu
- Chapter 467 — Apa kau melihat bintang? 7 tahun yang lalu
- Chapter 466 — Diam-diam dari bintang 7 tahun yang lalu
- Chapter 465 — Jalan belakang di langit luas 7 tahun yang lalu
- Chapter 464 — Kejanggalan 7 tahun yang lalu
- Chapter 463 — Pembalasan besar Hideyoshi 7 tahun yang lalu
- Chapter 462 — Luka bakar yang menyenangkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 461 — Umpan pancing beracun 7 tahun yang lalu
- Chapter 460 — Ruang tertutup yang terbuka di atas laut 7 tahun yang lalu
- Chapter 459 — Kenyataan meja yang ditinggalkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 458 — Dimana jejak kakinya!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 457 — Cerita aneh di sekolah 7 tahun yang lalu
- Chapter 456 — Kabur 7 tahun yang lalu
- Chapter 455 — Mengerikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 454 — Mengejutkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 453 — Keajaiban 7 tahun yang lalu
- Chapter 452 — Tidak curiga? 7 tahun yang lalu
- Chapter 451 — Tenang sekali!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 450 — Neraka dari surga 7 tahun yang lalu
- Chapter 449 — Pertandingan selesai...!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 448 — Tak ada petunjuk!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 447 — Pecahkan teka-teki tiga angka! 7 tahun yang lalu
- Chapter 446 — Provokasi setan koushien 7 tahun yang lalu
- Chapter 445 — Setan 1/53.000 7 tahun yang lalu
- Chapter 444 — Pesan yang dirancang 7 tahun yang lalu
- Chapter 443 — Baca rahasia pesan kematian 7 tahun yang lalu
- Chapter 442 — Pesan segi enam 7 tahun yang lalu
- Chapter 441 — Pertunjukan analisis Siapa!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 440 — Detektif terkenal yang lain 7 tahun yang lalu
- Chapter 439 — Memory yang aneh 7 tahun yang lalu
- Chapter 438 — Hand Phone yang tertinggal 7 tahun yang lalu
- Chapter 437 — Keputusan 7 tahun yang lalu
- Chapter 436 — Cari simbol di pantat 7 tahun yang lalu
- Chapter 435 — Simbol di tengah hujan 7 tahun yang lalu
- Chapter 434 — Rotten apple 7 tahun yang lalu
- Chapter 433 — Kenyataan dibalik topeng 7 tahun yang lalu
- Chapter 432 — Munculnya Shinichi Kudo!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 431 — Munculnya Invisible Man! 7 tahun yang lalu
- Chapter 430 — Kapal hantu berlumuran darah 7 tahun yang lalu
- Chapter 429 — Malam bulan purnama dan perangkap pesta... 7 tahun yang lalu
- Chapter 428 — Akhir yang sulit dipercaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 427 — Analisis Ran 7 tahun yang lalu
- Chapter 426 — God bye Jodie 7 tahun yang lalu
- Chapter 425 — Kenyataan yang tersembunyi 7 tahun yang lalu
- Chapter 424 — Rahasia yang tertinggal di ruang kecil t... 7 tahun yang lalu
- Chapter 423 — Misteri yang ditinggalkan seorang pengun... 7 tahun yang lalu
- Chapter 422 — Target yang tak bisa lari 7 tahun yang lalu
- Chapter 421 — Krisis yang ada di sana 7 tahun yang lalu
- Chapter 420 — Jaring kepungan yang mengejar 7 tahun yang lalu
- Chapter 419 — Misteri cahaya hitam 7 tahun yang lalu
- Chapter 418 — Pembunuhan tanpa suara dalam kegelapan 7 tahun yang lalu
- Chapter 417 — Kegelapan adalah pintu jebakan kematian 7 tahun yang lalu
- Chapter 416 — Munculnya Night Baroness 7 tahun yang lalu
- Chapter 415 — Bunyi tembakan yang meragukan 7 tahun yang lalu
- Chapter 414 — Mama adalah saingan 7 tahun yang lalu
- Chapter 413 — Kesalahan besar Kogoro 7 tahun yang lalu
- Chapter 412 — Cinta pertama-Pertemuan kembali-Perpisah... 7 tahun yang lalu
- Chapter 411 — Tempat kenangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 410 — Cinta pertama Profesor 7 tahun yang lalu
- Chapter 409 — Suara yang tidak keluar? 7 tahun yang lalu
- Chapter 408 — Kari yang mencurigakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 407 — Lapangan tenis kenangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 406 — Tangkapan besar yang tidak wajar 7 tahun yang lalu
- Chapter 405 — Pencarian besar yang tidak wajar 7 tahun yang lalu
- Chapter 404 — Waspadalah di tengah kencan! 7 tahun yang lalu
- Chapter 403 — Tahi lalat merah...!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 402 — Wanita bertahi lalat 7 tahun yang lalu
- Chapter 401 — Pemohon kecil 7 tahun yang lalu
- Chapter 400 — Persahabatan yang terkoyak 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 399 — Persahabatan yang terkoyak 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 398 — Persahabatan yang terkoyak 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 397 — Tiruan yang bodoh 7 tahun yang lalu
- Chapter 396 — Saksi mata kuda merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 395 — Pemilik kuda merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 394 — Bayangan kuda merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 393 — Kuda merah penggoda 7 tahun yang lalu
- Chapter 392 — Heiji Hattori dalam bahaya!! 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 391 — Heiji Hattori dalam bahaya!! 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 390 — Heiji Hattori dalam bahaya!! 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 389 — Pria yang tak bisa menjadi serigala 7 tahun yang lalu
- Chapter 388 — Bayangan serigala 7 tahun yang lalu
- Chapter 387 — Pahlawan yang ternoda 7 tahun yang lalu
- Chapter 386 — Mentari senja dan tangga 7 tahun yang lalu
- Chapter 385 — Kecemasan Ayumi 7 tahun yang lalu
- Chapter 384 — Harta tak terduga 7 tahun yang lalu
- Chapter 383 — Senjata baru 7 tahun yang lalu
- Chapter 382 — Penumpang yang sama 7 tahun yang lalu
- Chapter 381 — Pertemuan yang berbahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 380 — Salju putih... Bayangan hitam 7 tahun yang lalu
- Chapter 379 — Jejak kaki dalam kegelapan 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 378 — Jejak kaki dalam kegelapan 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 377 — Jejak kaki dalam kegelapan 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 376 — Pilihan Kogoro 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 375 — Pilihan Kogoro 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 374 — Pilihan Kogoro 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 373 — Bye bye 7 tahun yang lalu
- Chapter 372 — Nomor satu di dunia 7 tahun yang lalu
- Chapter 371 — Perangkap merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 370 — Ingatan yang tak bisa hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 369 — Polisi yang tak kembali 7 tahun yang lalu
- Chapter 368 — Sasaran pelaku pemboman 7 tahun yang lalu
- Chapter 367 — Bukti dalam video 7 tahun yang lalu
- Chapter 366 — Kemajuan di tengah niat jahat 7 tahun yang lalu
- Chapter 365 — Putri puri dan naga 7 tahun yang lalu
- Chapter 364 — Utusan akhirat 7 tahun yang lalu
- Chapter 363 — Mistery word 7 tahun yang lalu
- Chapter 362 — Pengunjung yang berbahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 361 — Death island 7 tahun yang lalu
- Chapter 360 — Mitsuhiko hilang 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 359 — Mitsuhiko hilang 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 358 — Mitsuhiko hilang 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 357 — Misteri rumah hantu 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 356 — Misteri rumah hantu 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 355 — Misteri rumah hantu 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 354 — Golden apple 5 7 tahun yang lalu
- Chapter 353 — Golden apple 4 7 tahun yang lalu
- Chapter 352 — Golden apple 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 351 — Golden apple 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 350 — Golden apple 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 349 — Ingatan yang jelas 7 tahun yang lalu
- Chapter 348 — Perangkap lap tangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 347 — De Javu dalam hujan 7 tahun yang lalu
- Chapter 346 — Suporter palsu 7 tahun yang lalu
- Chapter 345 — Suporter yang meragukan 7 tahun yang lalu
- Chapter 344 — Badai Umpatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 343 — Siapa kau!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 342 — Tetangga yang melompat 7 tahun yang lalu
- Chapter 341 — Awal serangan balasan 7 tahun yang lalu
- Chapter 340 — Perburuan apel 7 tahun yang lalu
- Chapter 339 — Lingkaran, X, Segitiga!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 338 — Arti X 7 tahun yang lalu
- Chapter 337 — Nyawa bunga 7 tahun yang lalu
- Chapter 336 — Wangi yang bersih 7 tahun yang lalu
- Chapter 335 — Hadiah istri yang terlupa 7 tahun yang lalu
- Chapter 334 — Valentine berdarah 4 7 tahun yang lalu
- Chapter 333 — Valentine berdarah 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 332 — Valentine berdarah 2 7 tahun yang lalu
- Chapter 331 — Valentine berdarah 1 7 tahun yang lalu
- Chapter 330 — Perasaan Miwako 7 tahun yang lalu
- Chapter 329 — Kesempatan menang Miwako 7 tahun yang lalu
- Chapter 328 — Calon suami Miwako 7 tahun yang lalu
- Chapter 327 — Siasat yang bodoh 7 tahun yang lalu
- Chapter 326 — P&A 7 tahun yang lalu
- Chapter 325 — Yang di jatuhkan singa 7 tahun yang lalu
- Chapter 324 — Penyesalan para artis 7 tahun yang lalu
- Chapter 323 — Rahasia para artis 7 tahun yang lalu
- Chapter 322 — Pertemuan kembali 7 tahun yang lalu
- Chapter 321 — Macan yang sedih 7 tahun yang lalu
- Chapter 320 — Pahlawan dari naniwa 7 tahun yang lalu
- Chapter 319 — Melewati waktu 7 tahun yang lalu
- Chapter 318 — Harta dunia 7 tahun yang lalu
- Chapter 317 — Benteng dunia 7 tahun yang lalu
- Chapter 316 — Pendekar penghukum 7 tahun yang lalu
- Chapter 315 — Pendekar transisi 7 tahun yang lalu
- Chapter 314 — Pendekar dari naniwa 7 tahun yang lalu
- Chapter 313 — Keputusan yang berani 7 tahun yang lalu
- Chapter 312 — Terperangkap jala 7 tahun yang lalu
- Chapter 311 — Laut yang hangat 7 tahun yang lalu
- Chapter 310 — Waktu palsu 7 tahun yang lalu
- Chapter 309 — Kebenaran tokoh palsu 7 tahun yang lalu
- Chapter 308 — Munculnya tokoh palsu 7 tahun yang lalu
- Chapter 307 — Kata yang tersembunyi 7 tahun yang lalu
- Chapter 306 — Petunjuk 7 tahun yang lalu
- Chapter 305 — Di sana 7 tahun yang lalu
- Chapter 304 — Perangkap Genta 7 tahun yang lalu
- Chapter 303 — Kemalangan Genta 7 tahun yang lalu
- Chapter 302 — Pengelabuan 7 tahun yang lalu
- Chapter 301 — Pembunuhan rahasia 7 tahun yang lalu
- Chapter 300 — Tragedi 7 tahun yang lalu
- Chapter 299 — Perkumpulan 7 tahun yang lalu
- Chapter 298 — Perangkap perbedaan waktu 7 tahun yang lalu
- Chapter 297 — Ruang tertutup yang di buka 7 tahun yang lalu
- Chapter 296 — Pertandingan bola langsung 7 tahun yang lalu
- Chapter 295 — Kartu merah 7 tahun yang lalu
- Chapter 294 — Kemungkinan terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 293 — K-three 7 tahun yang lalu
- Chapter 292 — Bukti yang tidak hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 291 — Jejak kaki yang samar 7 tahun yang lalu
- Chapter 290 — Penyayang anjing 7 tahun yang lalu
- Chapter 289 — Persembunyian di siang hari 7 tahun yang lalu
- Chapter 288 — Tanda bahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 287 — Ketakutan yang tak terlihat 7 tahun yang lalu
- Chapter 286 — Alasan yang ganjil 7 tahun yang lalu
- Chapter 285 — Kejanggalan kecil 7 tahun yang lalu
- Chapter 284 — Rahasia yang terkunci 7 tahun yang lalu
- Chapter 283 — Hati yang suci 7 tahun yang lalu
- Chapter 282 — Panah terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 281 — Panah setan 7 tahun yang lalu
- Chapter 280 — Ramalan sang dewi 7 tahun yang lalu
- Chapter 279 — Kutukan putri duyung 7 tahun yang lalu
- Chapter 278 — Wanita mengerikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 277 — Bukti di tangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 276 — Orang palsu 7 tahun yang lalu
- Chapter 275 — Maksud keinginan membunuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 274 — Target kecil 7 tahun yang lalu
- Chapter 273 — Musuh dalam selimut 7 tahun yang lalu
- Chapter 272 — Game over 7 tahun yang lalu
- Chapter 271 — TTX 7 tahun yang lalu
- Chapter 270 — Game start 7 tahun yang lalu
- Chapter 269 — Kasus kadaluarsa 7 tahun yang lalu
- Chapter 268 — Polisi yang di sandera 7 tahun yang lalu
- Chapter 267 — Pria 18 tahun yang lalu 7 tahun yang lalu
- Chapter 266 — Nekad 7 tahun yang lalu
- Chapter 265 — Informan penting 7 tahun yang lalu
- Chapter 264 — Karat dari tubuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 263 — Datanglah musim semi 7 tahun yang lalu
- Chapter 262 — Suara yang hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 261 — Menyentuh sanubari 7 tahun yang lalu
- Chapter 260 — Tempat kenangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 259 — Waktu yang damai 7 tahun yang lalu
- Chapter 258 — Istirahat singkat 7 tahun yang lalu
- Chapter 257 — Kebangkitan yang mempertaruhkan nyawa 7 tahun yang lalu
- Chapter 256 — Kenyataan yang terselubung 7 tahun yang lalu
- Chapter 255 — Penyelundup dadakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 254 — Hati yang bimbang 7 tahun yang lalu
- Chapter 253 — Satu keyakinan 7 tahun yang lalu
- Chapter 252 — Detektif yang tegar 7 tahun yang lalu
- Chapter 251 — Detektif yang terluka 7 tahun yang lalu
- Chapter 250 — Tak terungkap dengan kata 7 tahun yang lalu
- Chapter 249 — Kemarahan Heiji 7 tahun yang lalu
- Chapter 248 — Jeritan Heiji 7 tahun yang lalu
- Chapter 247 — Melihat kengerian 7 tahun yang lalu
- Chapter 246 — Rumah laba-laba 7 tahun yang lalu
- Chapter 245 — Kata-kata samar 7 tahun yang lalu
- Chapter 244 — Mayat tak bisa bicara 7 tahun yang lalu
- Chapter 243 — Menyendiri 7 tahun yang lalu
- Chapter 242 — Dunia putih 7 tahun yang lalu
- Chapter 241 — Peluru dari masa lalu 7 tahun yang lalu
- Chapter 240 — Perpisahan yang tiba-tiba 7 tahun yang lalu
- Chapter 239 — Barisan pelayat pemakaman serba hitam 7 tahun yang lalu
- Chapter 238 — Persimpangan penghianatan 7 tahun yang lalu
- Chapter 237 — Perasaan terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 236 — Titik kontak yang sulit di percaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 235 — Di tengah kegelapan 7 tahun yang lalu
- Chapter 234 — Setengah tahun lagi 7 tahun yang lalu
- Chapter 233 — Count down 7 tahun yang lalu
- Chapter 232 — Bukti di lokasi 7 tahun yang lalu
- Chapter 231 — Investigasi di mulai 7 tahun yang lalu
- Chapter 230 — Saksi yang selamat 7 tahun yang lalu
- Chapter 229 — Inilah kebenaran! 7 tahun yang lalu
- Chapter 228 — Hilang dalam ombak 7 tahun yang lalu
- Chapter 227 — Sasaran yang tak terduga 7 tahun yang lalu
- Chapter 226 — Nafsu membunuh yang membara 7 tahun yang lalu
- Chapter 225 — Perancang bayangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 224 — Tempat impian 7 tahun yang lalu
- Chapter 223 — Kebenaran di dalam cermin 7 tahun yang lalu
- Chapter 222 — Chine Chitta 7 tahun yang lalu
- Chapter 221 — Tendangan pangeran 7 tahun yang lalu
- Chapter 220 — Puteri Tidur 7 tahun yang lalu
- Chapter 219 — Ayo, Sonoko! 7 tahun yang lalu
- Chapter 218 — Stasiun terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 217 — Bersambung 7 tahun yang lalu
- Chapter 216 — Menunjukan maksud 7 tahun yang lalu
- Chapter 215 — Hokutosei 7 tahun yang lalu
- Chapter 214 — Mangsa yang terjerat 7 tahun yang lalu
- Chapter 213 — Bukti 7 tahun yang lalu
- Chapter 212 — Sama 7 tahun yang lalu
- Chapter 211 — Suasana tokyo 7 tahun yang lalu
- Chapter 210 — Musuh tak terduga 7 tahun yang lalu
- Chapter 209 — Analisa inspektur 7 tahun yang lalu
- Chapter 208 — Keanehan sakura damon!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 207 — Tersembunyi di dada 7 tahun yang lalu
- Chapter 206 — Senjata pamungkas 7 tahun yang lalu
- Chapter 205 — Pembunuh di langit 7 tahun yang lalu
- Chapter 204 — Salam pertama 7 tahun yang lalu
- Chapter 203 — Menara gading 7 tahun yang lalu
- Chapter 202 — Hitungan mundur 7 tahun yang lalu
- Chapter 201 — Terjadi lagi... 7 tahun yang lalu
- Chapter 200 — Panggilan ke istana terpencil 7 tahun yang lalu
- Chapter 199 — Gagasan kakak 7 tahun yang lalu
- Chapter 198 — Bukti yang terlihat 7 tahun yang lalu
- Chapter 197 — Selamat tinggal 7 tahun yang lalu
- Chapter 196 — Pernyataan 7 tahun yang lalu
- Chapter 195 — Pencarian 7 tahun yang lalu
- Chapter 194 — Gerakan yang mencurigakan 7 tahun yang lalu
- Chapter 193 — Di tengah padang salju 7 tahun yang lalu
- Chapter 192 — Lari! 7 tahun yang lalu
- Chapter 191 — Pandangan dari jauh 7 tahun yang lalu
- Chapter 190 — 56.000 Sandera 7 tahun yang lalu
- Chapter 189 — Bola yang di incar 7 tahun yang lalu
- Chapter 188 — Rahasia SIM 7 tahun yang lalu
- Chapter 187 — Di dalam dompet 7 tahun yang lalu
- Chapter 186 — Dompet yang keempat 7 tahun yang lalu
- Chapter 185 — Kota yang kotor 7 tahun yang lalu
- Chapter 184 — Di prancis 7 tahun yang lalu
- Chapter 183 — 1/2 Puncak 7 tahun yang lalu
- Chapter 182 — Sastrawan yang hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 181 — Kenapa 7 tahun yang lalu
- Chapter 180 — Skak mat 7 tahun yang lalu
- Chapter 179 — Gadis kecil palsu 7 tahun yang lalu
- Chapter 178 — Nama sandi Sherry 7 tahun yang lalu
- Chapter 177 — Wanita berbaju hitam 7 tahun yang lalu
- Chapter 176 — Murid pindahan 7 tahun yang lalu
- Chapter 175 — Hati terbuka!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 174 — Kenyataan yang terbakar 7 tahun yang lalu
- Chapter 173 — Cinta pertama 7 tahun yang lalu
- Chapter 172 — Dua kamar 7 tahun yang lalu
- Chapter 171 — Seharusnya sama 7 tahun yang lalu
- Chapter 170 — Pemeran sudah lengkap 7 tahun yang lalu
- Chapter 169 — L.N.R 7 tahun yang lalu
- Chapter 168 — Setan muncul!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 167 — Jamnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 166 — Harus bagaimana!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 165 — Tidak lupa 7 tahun yang lalu
- Chapter 164 — Senjata yang lari 7 tahun yang lalu
- Chapter 163 — Tiga Rencana 7 tahun yang lalu
- Chapter 162 — Membunuh dengan suara!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 161 — Bukti tak bergerak 7 tahun yang lalu
- Chapter 160 — Rencana pengrajin keramik 7 tahun yang lalu
- Chapter 159 — Situasi terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 158 — Suasana 7 tahun yang lalu
- Chapter 157 — Hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 156 — Pertemuan tak terduga 7 tahun yang lalu
- Chapter 155 — Ada seseorang!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 154 — Keanehan di sekolah 7 tahun yang lalu
- Chapter 153 — Tali api 7 tahun yang lalu
- Chapter 152 — Telepon kebenaran 7 tahun yang lalu
- Chapter 151 — Pembunuh tak berdosa 7 tahun yang lalu
- Chapter 150 — Perban bernoda darah 7 tahun yang lalu
- Chapter 149 — Suara panggilan setan 7 tahun yang lalu
- Chapter 148 — Memakai sihir!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 147 — Menjilat jari!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 146 — Duet?! 7 tahun yang lalu
- Chapter 145 — Incarannya... 7 tahun yang lalu
- Chapter 144 — Suaranya mirip!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 143 — Kebenaran dari air mata 7 tahun yang lalu
- Chapter 142 — Senjata pembunuh yang hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 141 — Tidak ada!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 140 — Tamu Terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 139 — Pertemuan yang aneh 7 tahun yang lalu
- Chapter 138 — Satu orang lagi 7 tahun yang lalu
- Chapter 137 — Senyum Yukiko 7 tahun yang lalu
- Chapter 136 — Senyum Conan 7 tahun yang lalu
- Chapter 135 — Di dalam dada ibu?! 7 tahun yang lalu
- Chapter 134 — Di tengah daun gugur 7 tahun yang lalu
- Chapter 133 — Kasus baru dimulai! 7 tahun yang lalu
- Chapter 132 — Angka Telepon 7 tahun yang lalu
- Chapter 131 — Foto 7 tahun yang lalu
- Chapter 130 — Sosok Belakang Yang Menghilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 129 — Tragedi monster Gomera 7 tahun yang lalu
- Chapter 128 — Pembelot 7 tahun yang lalu
- Chapter 127 — Bunga dan kupu-kupu 7 tahun yang lalu
- Chapter 126 — Bunuh Diri Yang Meragukan 7 tahun yang lalu
- Chapter 125 — Mayat Yang Jatuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 124 — Hubungan Saudara Yang Menyedihkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 123 — Tersangka Kembar 3 7 tahun yang lalu
- Chapter 122 — Siapa Saksinya 7 tahun yang lalu
- Chapter 121 — Sosok Yang Sebenarnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 120 — Kebohongan Yang Terbongkar 7 tahun yang lalu
- Chapter 119 — Ledakan Misterius 7 tahun yang lalu
- Chapter 118 — Wanita Yang Terlalu Tahu 7 tahun yang lalu
- Chapter 117 — Pertemuan Di Mycroft 7 tahun yang lalu
- Chapter 116 — Conan Salah Perhitungan 7 tahun yang lalu
- Chapter 115 — Tempat Bom 7 tahun yang lalu
- Chapter 114 — Pertemuan Tiba-Tiba 7 tahun yang lalu
- Chapter 113 — Wujud harta Yang Sebenarnya 7 tahun yang lalu
- Chapter 112 — Matahari Hitam 7 tahun yang lalu
- Chapter 111 — Peti Harta Profesor 7 tahun yang lalu
- Chapter 110 — Kekuatan Dari Langit 7 tahun yang lalu
- Chapter 109 — Sakura Dan Lubang Tembok 7 tahun yang lalu
- Chapter 108 — Ruang Meditasi 7 tahun yang lalu
- Chapter 107 — Dua Teka-Teki 7 tahun yang lalu
- Chapter 106 — Tempat Senjata Berada 7 tahun yang lalu
- Chapter 105 — Orang Penting!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 104 — Hipotesa Darurat 7 tahun yang lalu
- Chapter 103 — Jalan ilusi 7 tahun yang lalu
- Chapter 102 — Kematian Di Saat Siaran 7 tahun yang lalu
- Chapter 101 — Taplak Yang Berbicara 7 tahun yang lalu
- Chapter 100 — Kata-Kata Terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 99 — Tragedi Panggilan Badai Salju 7 tahun yang lalu
- Chapter 98 — Seorang Penumpang Lagi 7 tahun yang lalu
- Chapter 97 — Pembunuh Yang Datang Tiba-Tiba 7 tahun yang lalu
- Chapter 96 — Tubuh Yang Panas 7 tahun yang lalu
- Chapter 95 — Munculnya Detektif Terkenal Dari Timur 7 tahun yang lalu
- Chapter 94 — Detektif Terkenal Dari Timur? 7 tahun yang lalu
- Chapter 93 — Hipotesa Dua Orang 7 tahun yang lalu
- Chapter 92 — Detektif Terkenal Dari Barat 7 tahun yang lalu
- Chapter 91 — Perbedaan Waktu Air 7 tahun yang lalu
- Chapter 90 — Pembunuh Berdarah Dingin 7 tahun yang lalu
- Chapter 89 — Satu Mayat Lagi 7 tahun yang lalu
- Chapter 88 — Bayangan 7 tahun yang lalu
- Chapter 87 — Memilih Calon Suami 7 tahun yang lalu
- Chapter 86 — Benkei Yang Tegak Berdiri 7 tahun yang lalu
- Chapter 85 — Petunjuk Tak Terduga 7 tahun yang lalu
- Chapter 84 — Reuni Kelas Kogoro 7 tahun yang lalu
- Chapter 83 — Benarkah!? 7 tahun yang lalu
- Chapter 82 — Kejar Suara Itu 7 tahun yang lalu
- Chapter 81 — Petak Umpet Berbahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 80 — Motif Pembunuhan 7 tahun yang lalu
- Chapter 79 — Lemon Tea 7 tahun yang lalu
- Chapter 78 — Tragedi Pengantin 7 tahun yang lalu
- Chapter 77 — Rahasia Titik Kejatuhan 7 tahun yang lalu
- Chapter 76 — Angin 7 tahun yang lalu
- Chapter 75 — Air Mata Ran 7 tahun yang lalu
- Chapter 74 — Di Balik Topeeng 7 tahun yang lalu
- Chapter 73 — Virus Mengerikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 72 — Baron Night 7 tahun yang lalu
- Chapter 71 — Akhir Penculikan 7 tahun yang lalu
- Chapter 70 — Detik Terakhir Untuk Sebuah Nyawa 7 tahun yang lalu
- Chapter 69 — Ran, Detektif Terkenal 7 tahun yang lalu
- Chapter 68 — Kekasih Shinichi 7 tahun yang lalu
- Chapter 67 — Rahasia Nama 7 tahun yang lalu
- Chapter 66 — Kancing Berwarna Darah 7 tahun yang lalu
- Chapter 65 — Rahasia Api Neraka 7 tahun yang lalu
- Chapter 64 — Partitur Yang Tertinggal 7 tahun yang lalu
- Chapter 63 — Kutukan Piano 7 tahun yang lalu
- Chapter 62 — Undangan ke Pulau Tsukikage 7 tahun yang lalu
- Chapter 61 — Jebakan Foto 7 tahun yang lalu
- Chapter 60 — Alibi Yang Sempurna 7 tahun yang lalu
- Chapter 59 — Malam Perayaan 7 tahun yang lalu
- Chapter 58 — Teka-Teki Mayat Bergerak 7 tahun yang lalu
- Chapter 57 — Saudara Misterius 7 tahun yang lalu
- Chapter 56 — Grup Detektif Anak 7 tahun yang lalu
- Chapter 55 — Kata-Kata Lemari 7 tahun yang lalu
- Chapter 54 — Teka-Teki Telepon Penerima Pesan 7 tahun yang lalu
- Chapter 53 — Alibi Tiga Orang 7 tahun yang lalu
- Chapter 52 — Tiga Orang Pengunjung 7 tahun yang lalu
- Chapter 51 — Kenyataan Di Balik Topeng 7 tahun yang lalu
- Chapter 50 — Meloloskan Diri 7 tahun yang lalu
- Chapter 49 — Tamu Tak Di Kenal 7 tahun yang lalu
- Chapter 48 — Berpapasan 7 tahun yang lalu
- Chapter 47 — Teka-Teki Di Balik Lagu 7 tahun yang lalu
- Chapter 46 — Bunuh Diri Atau Pembunuhan 7 tahun yang lalu
- Chapter 45 — Pembunuh karaoeke 7 tahun yang lalu
- Chapter 44 — Sang Pembunuh 7 tahun yang lalu
- Chapter 43 — Serangan Dalam Gelap 7 tahun yang lalu
- Chapter 42 — Ran Dalam Bahaya 7 tahun yang lalu
- Chapter 41 — Korban Pertama 7 tahun yang lalu
- Chapter 40 — Pria Berlilitkan Perban 7 tahun yang lalu
- Chapter 39 — Ikan Bersinar 7 tahun yang lalu
- Chapter 38 — Jawaban Teka-Teki 7 tahun yang lalu
- Chapter 37 — Memecahkan Kode Rahasia 7 tahun yang lalu
- Chapter 36 — Kode Rahasia 7 tahun yang lalu
- Chapter 35 — 10 Detik Terakhir 7 tahun yang lalu
- Chapter 34 — Empat orang Di kereta Hijau 7 tahun yang lalu
- Chapter 33 — Penemuan Tiba-Tiba 7 tahun yang lalu
- Chapter 32 — Pena Macet 7 tahun yang lalu
- Chapter 31 — Pesan korban 7 tahun yang lalu
- Chapter 30 — Ksatria Baju Zirah 7 tahun yang lalu
- Chapter 29 — Saat Kritis 7 tahun yang lalu
- Chapter 28 — Teka-teki 3 Agustus 7 tahun yang lalu
- Chapter 27 — Orang Yang Sama 7 tahun yang lalu
- Chapter 26 — Kiriman Misterius 7 tahun yang lalu
- Chapter 25 — Mimpi Yang Tidak Menjadi Nyata 7 tahun yang lalu
- Chapter 24 — Membuka Tipuan Dalam Gelap 7 tahun yang lalu
- Chapter 23 — Hilangnya Anggota Keluarga 7 tahun yang lalu
- Chapter 22 — Lokasi Harta Warisan 7 tahun yang lalu
- Chapter 21 — Rahasia Ruangan Tertutup 7 tahun yang lalu
- Chapter 20 — Keluarga Hatamoto 7 tahun yang lalu
- Chapter 19 — Mimpi Buruk Di Ruang bawah Tanah 7 tahun yang lalu
- Chapter 18 — Anak Yang Hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 17 — Puri Teror 7 tahun yang lalu
- Chapter 16 — Wanita Iblis 7 tahun yang lalu
- Chapter 15 — Mengejar sang raksasa 7 tahun yang lalu
- Chapter 14 — Gadis Yang Kasihan 7 tahun yang lalu
- Chapter 13 — Laki-Laki Yang Hilang 7 tahun yang lalu
- Chapter 12 — Foto Berbicara 7 tahun yang lalu
- Chapter 11 — Alibi Sempurna 7 tahun yang lalu
- Chapter 10 — Sebuah penguntitan yang menguntungkan 7 tahun yang lalu
- Chapter 9 — Kesalahpahaman yang buruk 7 tahun yang lalu
- Chapter 8 — Seseorang yang mirip denganmu 7 tahun yang lalu
- Chapter 7 — Idola berdarah 7 tahun yang lalu
- Chapter 6 — Detektif ling lung menjadi detektif heba... 7 tahun yang lalu
- Chapter 5 — Satu lagi kriminal 7 tahun yang lalu
- Chapter 4 — Cerobong Asap Ke Enam 7 tahun yang lalu
- Chapter 3 — Detektif Yang Tersisa 7 tahun yang lalu
- Chapter 2 — Detektif Yang Mengecil 7 tahun yang lalu
- Chapter 1 — Holmes Tahun Heisei 7 tahun yang lalu
💬 Komentar (0)
Gunakan @nama untuk menyebut pengguna lain
Login dulu untuk ikut berkomentar
Masuk / DaftarBelum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar!