My Wife Waited for Me in the Wheat Field
Sinopsis My Wife Waited for Me in the Wheat Field
Setelah lima tahun merantau, Juna kembali ke desa tempat ia dan Mira membangun mimpi sederhana. Dulu mereka berjanji: saat panen pertama, mereka akan bertemu di ladang gandum yang berkilau keemasan. Namun yang Juna temukan hanyalah pita merah milik Mira, segenggam biji gandum di dalam botol kaca, dan cerita warga tentang seorang perempuan yang selalu menatap senja dari tepi ladang. Jejak kecil itu menuntunnya ke tumpukan surat yang tak pernah sempat terkirim, menyisakan tanya tentang janji yang hampir dilupakan. Di tengah hembus angin dan gemerisik bulir, Juna mulai merangkai ulang kenangan, memperbaiki pagar, dan menanam ulang barisan gandum yang dulu mereka rawat berdua. Surat-surat Mira mengungkap alasan kepergiannya ke kota demi keluarga, gangguan komunikasi, dan harapannya agar Juna pulang bukan karena rasa bersalah, melainkan karena cinta yang tumbuh lagi. Saat panen raya dan festival desa tiba, putaran waktu seperti melambat; debu gandum berkilau, lonceng gereja tua berdentang, dan di antara jalur yang ia tanam ulang, Juna akhirnya berjumpa dengan Mira. Pertemuan itu bukan sekadar reuni, melainkan kesempatan baru untuk menepati janji, menyembuhkan jarak, dan menanam harapan yang lebih matang dari sebelumnya.
Daftar Chapter (18)
- Chapter 18 1 hari yang lalu
- Chapter 17 1 minggu yang lalu
- Chapter 16 1 minggu yang lalu
- Chapter 15 1 minggu yang lalu
- Chapter 14 1 minggu yang lalu
- Chapter 13 1 minggu yang lalu
- Chapter 12 1 minggu yang lalu
- Chapter 11 1 minggu yang lalu
- Chapter 10 1 minggu yang lalu
- Chapter 9 1 minggu yang lalu
- Chapter 8 1 minggu yang lalu
- Chapter 7 1 minggu yang lalu
- Chapter 6 1 minggu yang lalu
- Chapter 5 1 minggu yang lalu
- Chapter 4 1 minggu yang lalu
- Chapter 3 1 minggu yang lalu
- Chapter 2 1 minggu yang lalu
- Chapter 1 1 minggu yang lalu
💬 Komentar (0)
Gunakan @nama untuk menyebut pengguna lain
Login dulu untuk ikut berkomentar
Masuk / DaftarBelum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar!